You are here
DR. Giwo Rubianto Dianugerahi Penghargaan Internasional di Tatap Muka NAC Artikel 

DR. Giwo Rubianto Dianugerahi Penghargaan Internasional di Tatap Muka NAC

Share Button

Pemberian penghargaan kepada Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., selaku member of NAC 2016-2019 dan sebagai Ketua Umum Pita Putih Indonesia (WRA Indonesia) sebagai tanda penghargaan setelah menjabat selama 3 tahun dan memberikan pelayanan yang baik kepada National Alliance Council yang diberikan oleh Betsy McCallon selaku Chief Executive Officer White Ribbon Alliance, di Jakarta, 3 September 2019. Ketua Umum Pita Putih Indonesia, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd., di dampingi oleh (Kiri ke Kanan): Sunil Shresta (WRA Nepal), Dr. Aparajita Gogoi (WRA India), Betsy McCallon (Chief Executive Officer WRA), Caroline Maposhere (WRA Zimbabwe), Dr. Jotham Musinguzi (WRA Uganda) dan Dr. Amannullah Khan (WRA Pakistan)

 

Jakarta, innews.co.id – Sebuah penghargaan penting atas pengabdian tulus dipersembahkan kepada DR. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., yang diserahkan oleh Betsy McCallon Chief Executive Officer (CEO) White Ribbon Alliance (WRA), di Jakarta, (3/9/2019).

Penyematan penghargaan ini merupakan rangkaian dari pertemuan tatap muka NAC Meeting yang diadakan setahun sekali. National Alliance Council (NAC atau Dewan Aliansi Nasional) merupakan bagian dari WRA.

Dalam kiprahnya selama 3 tahun, 2016-2019 sebagai member of NAC, Giwo Rubianto yang juga Ketua Umum Pita Putih Indonesia (WRA Indonesia) ini dipandang telah memberikan kontribusi positif bagi perkembangan organisasi maupun dalam implementasi kepada masyarakat luas.

Pita Putih Indonesia diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah dalam acara White Ribbon Alliance International Alliance Conference yang akan diadakan bulan April 2020 di Surabaya, Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa telah menyatakan kesediaannya. Acara ini akan dihadiri oleh 500 peserta nasional maupun internasional dari 14 negara anggota White Ribbon Alliance yang mempunyai visi yang sama dalam menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, serta mempunyai kepedulian terhadap kualitas kesehatan/keselamatan ibu dan anak

 

Turut hadir dalam pertemuan NAC Meeting yang berlangsung selama 2 hari itu Betsy McCallon (CEO WRA), Caroline Maposhere (WRA Zimbabwe), Dr. Jotham Musinguzi (WRA Uganda), Dr. Amanullah Khan (WRA Pakistan), Stephanie Bowen (White Ribbon Alliance Global Secretariat) dan dua anggota yang akan masuk dalam NAC yaitu, Dr. Aparajita Gogoi (WRA India) dan Sunil Shresta (WRA Nepal).

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Amanullah Khan (WRA Pakistan) terpilih menjadi Ketua NAC yang baru, menggantikan Dr. Nanna Chidi (WRA Nigeria) yang menjabat sebagai Ketua NAC periode 2016-2019.

Dalam rilis yang diterima innews, dikatakan, tatap muka tersebut juga membicarakan mengenai pelaksanaan WRA International Alliance Conference yang akan diadakan April 2020 di Surabaya, Jawa Timur, dimana Pita Putih Indonesia (PPI) diberi kepercayaan untuk menjadi nyonya rumah.

 

Para member NAC yang merupakan bagian dari WRA saat mengadakan pertemuan di Jakarta, 2-3 September 2019

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menyatakan kesediaannya. Rencananya event akbar ini akan dihadiri oleh 500 peserta nasional maupun internasional dari 14 negara anggota WRA yang mempunyai visi sama dalam menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, serta mempunyai kepedulian terhadap kualitas kesehatan/keselamatan ibu dan anak.

White Ribbon Alliance (WRA) adalah koalisi internasional yang diikat bersama oleh tujuan bersama: untuk memastikan bahwa kehamilan dan persalinan aman untuk semua wanita dan bayi baru lahir di setiap negara di dunia. Misi WRA adalah melakukan advokasi dan mewakili peluang kemitraan baru untuk bekerja sama untuk memajukan kesehatan ibu dan kesehatan bayi baru lahir di mana saja.

WRA berkedudukan di Washington DC, USA, dan memiliki puluhan ribu anggota di 148 negara dan Aliansi Nasional di 15 tempat. WRA memperkuat suara-suara orang yang menderita beban morbiditas dan mortalitas komplikasi terbesar karena kehamilan dan persalinan.

Di Indonesia, WRA diwujudkan dengan nama Pita Putih Indonesia (PPI) yang merupakan organisasi nirlaba yang dibentuk tahun 1999 dengan visi terwujudnya keselamatan serta kesehatan ibu hamil, melahirkan dan nifas, untuk dapat menurunkan tingkat kematian ibu dan bayu baru lahir di Indonesia yang masih tinggi.

PPI mengkhususkan kegiatannya dalam bentuk advokasi, melakukan penyuluhan (komunikasi-informasi-edukasi) terkain kesehatan ibu dan anak (khususnya kesehata reproduksi), membangun jejaring dan penguatan kapasitas, serta mendorong keaktifan remaja dalam penyebaran informasi-informasi tentang kesehatan mandiri (Self-Care program) di dalam keluarga dan masyarakat.

Dengan berbasis di Jakarta, PPI sudah berdiri di 31 provinsi dan beranggotakan lebih dari 40 organisasi masyarakat dan organisasi profesi yang peduli akan penurunan Angka Kematian Ibu di Indonesia serta telah menjadi bagian dari WRA sejak tahun 1999. (RN)

 

sumber link: http://innews.co.id/dr-giwo-rubianto-dianugerahi-penghargaan-internasional-di-tatap-muka-nac/

Share Button

Related posts

Leave a Comment